Blog Ini Udah Mati

PROKLAMASI

Saya, ICHANX, dengan ini menyatakan berhenti dari kegiatan ngeblog di situs ichanx.blogdrive.com. Sebagai gantinya, dengan semangat dua ribu delapan, saya melaunching blog baru saya, http://blog.ichanx.net.

Hal-hal yang mengenai postingan-postingan terdahulu tetap saya biarkan sebagaimana aslinya, siapa tau masih bisa berguna di kemudian hari. Setidaknya selama blogdrive belum memblokir atau menghapus blog ini. Untuk komentar-komentar, script, layout, dll sengaja saya hilangkan total untuk membuat kesan misterius pada blog ini.

Bandung, 13 April 2008
Atas nama pria idaman kaum hawa
ICHANX


Beberapa hari lagi (21 April) umur blog ini tepat 4 tahun. OMG, lama juga ya gw udah terjun di dunia blog yang kalo menurut pakar pornomatika handal Roy Suryo sama dengan hacker. Hahaha. Ada-ada aja si pakar itu. Jangankan nge-hack, bloggers kayak gw mah ngetik ms word aja masih salah-salah. Btw, ditambah masa2 di ngeblog di blogspot (sejak 2003) berarti gw udah 4,5 taun lebih ngeblog. Ahh… tampak semakin tua saja si ichanx ini.

FYI, fakta yang ada sekarang, blogdrive udah ditinggalin para penggunanya. Di Indonesiamatters.com aja, bloggers yang masih aktif pake blogdrive dan masuk 300 besar hanya 2 orang (gw salah satunya dooong… meskipun hanya peringkat 200-an, heuhueheu).

Continue reading Blog Ini Udah Mati

“Fitna” Reviews by Ichanx

gambar dapet dari oom google

Tadinya gw males ngomentarin film buatan politisi Belanda, Geert Wilders ini. Takut dianggap latah. Tapi, gara-gara keadaannya semakin seru, jadi tergoda juga untuk bikin review versi gw. Kenapa versi gw? Karena gw Islam, merasa terhina, tapi di lain pihak gw sadar bahwa ilmu Islam gw masih dangkal, dan gw gak punya pengalaman dalam mereview sesuatu. Jadi mohon maaf kalo review versi gw mungkin bikin orang ketawa. Well… Here it comes… “Fitna” Reviews by Ichanx…..

Film ini dimulai dengan gambar orang brewok dengan bom di kepalanya. Apakah itu Rasullullah Muhammad? Gw gak tau karena gw belum pernah ngeliat foto beliau. Sejauh pemahaman gw, sudah menjadi semacam kesepakatan umat Islam seluruh dunia untuk tidak menampilkan gambaran fisik beliau. Yang jelas, gambar itu ama kartunis Denmark, Kurt Westergaard, diasumsikan sebagai nabi Muhammad.

Selanjutnya, muncul Alqura’an surat 8 (Al Anfal, artinya Rampasan Perang) ayat 60 lengkap dengan pembacaannya dan arti singkat versi Wilders. Wilders mengangkat ayat ini untuk mendukung pendapatnya bahwa Islam mengizinkan perlakuan teroris. Bagi gw ini sangat lucu. Kenapa? Kalo Wilders jujur, harusnya dia juga nampilin ayat 61-nya. Untuk informasi, ayat-ayat sebelum ayat 60 ini berisi tentang pentingnya berperang melawan orang kafir yang melanggar perjanjian dengan Muslim (ayat 56-59). Selanjutnya di ayat 60, Allah memerintahkan bahwa dalam berperang Umat Islam harus mempersiapkan semua kemampuannya. Pada ayat 61, disinilah inti utamanya menurut gw. Artinya kurang lebih : “Dan jika mereka (orang kafir) condong kepada perdamaian, maka terimalah dan ber-Tawaqqal lah kepada Allah.”. See? Untuk membaca Alqur’an (termasuk juga baca Al kitab, ataupun kitab agama lainnya), kita jangan maen baca sepotong-sepotong. Artinya bisa berbeda jauh. Si Wilders emang sengaja motong ayat itu untuk bikin justifikasi bahwa Islam agama teroris. Dia menampikkan ayat selanjutnya yang malah menyuruh agar umat Islam lebih mengutamakan perdamaian.

Kemudian muncullah gambar kejadian penabrakan pesawat di WTC, dilanjutkan kejadian pengeboman stasiun kereta Atocha di Madrid dan stasiun London. Lengkap dengan video memilukan pas saat-saat terjadinya tragedi. Lucunya, kok Wilders menganggap Islam (sebagai agama) yang bertanggung jawab? Setau gw, semua ulama muslim, baik dari Sunni ataupun syiah, mengutuk pengeboman-pengeboman seperti itu. Alasan agama yang dilakukan para teroris, tidak dibenarkan oleh mayoritas umat Islam. Beda halnya kalo lagi kondisi perang kayak di Irak atau Palestina. Sementar di WTC, atau di stasiun kereta Madrid, di London, atau di Bali, semuanya kan dalam kondisi damai. Ngapain juga di bom? So, para pelakunya menurut gw hanyalah orang-orang tolol yang baca ayat Al Qur’an hanya sepotong-sepotong dan merasa paling tau tentang Islam. Gak jauh beda ama si Wilders. Sesuai hukum matematika, jika p maka q, dan jika q maka r, maka p=r. Jika wilder ngambil ayat alqur’an sepotong, dan jika ayat alqur’an yang sepotong dijadiin landasan teroris buat ngebom, maka WILDERS = TERORIS. Make sense? hehe.

Beberapa khutbah yang berisi provokasi untuk mengobarkan semangat perang ditampilkan Wilders. Sayangnya, dia gak ngasih tau dimana khutbah itu, siapa yang khutbah, dll. Kalo gw ulama, dan Indonesia diserang ama Belanda, gw pasti bakal ceramah yang isinya untuk memompa semangat para pemuda untuk berperang melawan Belanda. Sama dengan pidato dan ceramah si ulama yang ditampilkan Wilders. Ulama-ulama itu memompa semangat para pejuang Palestina untuk mempertahankan negrinya dari kaum kafir yahudi, mempertahankan Irak dari penjajahan Amerika, membakar semangat rakyat Iran untuk tetep pede dari ancaman serangan Yahudi-Amerika dsb. Logis kan? Lain halnya kalo tiba-tiba ada ulama di Indonesia nyuruh kita untuk menyerang semua bule di Indonesia. Ulama itu bisa dipastikan ulama keblinger alias cacat otak.

Lalu korban-korban akibat bom para teroris yang ngakunya muslim ditayangkan. Mengerikan. Para pengebom emang wajib dihukum mati. Tapi, Wilders lagi-lagi curang. Kenapa gak ada gambar anak Palestina yang dibunuh yahudi? Kenapa gak ada gambar remaja Bosnia ang dibantai ama tentara Serbia? Kenapa gak ada muka-muka rakyat Irak yang menderita akibat “War for Oil”-nya Amerika?

Tayangan selanjutnya adalah Alqur’an surat 4 (Annisa) ayat 56 yang diartikan Wilders sebagai “Orang-orang yang gak percaya ayat-ayat kami, akan kami panggang dalam api. Saat kulit mereka terbakar hangus, akan kami ganti kulit baru. Itulah hukuman untuk mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mulia dan Maha Bijaksana.”. Lagi-lagi dengan main potong ayat seenaknya, Si Kutil Wilders membuat seakan-akan ayat itu adalah suruhan buat umat Islam untuk menyiksa kaum non-Muslim. Silly Him! Ayat ini sesungguhnya berbunyi kurang lebih “Sesungguhnya orang yang kafir pada ayat Kami (Allah), akan Kami masukkan ke dalam neraka, dst.”. Lah, itu kan ancaman Tuhan buat orang kafir di neraka, alias setelah manusia mati. Dan ayat itu menerangkan hubungan manusia ama Tuhan, bukan manusia ama manusia. Sama aja dengan semua agama lain. Taruhan, semua agama pasti menyebut bahwa agama mereka paling bener. Dan semua agama pasti nyebutin kalo orang yang gak percaya ama agamanya, di akhirat kelak bakal disiksa di neraka. Bukan Islam doang kan?

Selanjutnya ada wawancara dengan anak berumur 3,5 taun. Si anak bilang kalo di AlQur’an Allah menyebut Yahudi sebagai monyet dan babi. Lah, si Wilder nanya begitu kok ke anak kecil? Tanya ke gw aja napa? Emang di AlQur’an ada beberapa kisah yang menyebutkan kurang lebih seperti itu, tapi konteksnya adalah buat orang Yahudi yang dahulu membunuh para nabi, melanggar hari ibadah (Sabtu, atau Sabbath), menyembah sapi, dsb. Lah, semua Rasul selain Muhammad kan Yahudi. Mana mungkin Islam nganggep para Rasul itu sebagai monyet atau babi? Mana mungkin Nabi Isa (Yesus), atau Musa (Moses) yang mulia itu disamakan dengan binatang?

Btw, harap bedakan Yahudi dengan Israel. Yahudi adalah kepercayaan – suku bangsa, sedangkan Israel saat ini adalah Negara penjajah. Gw sih nganggep saat ini gak semua Yahudi sebagai penjahat. Masih banyak Yahudi yang gak ngedukung aksi Zionis Israel yang ngejajah Palestina. Masih banyak Yahudi yang simpati ama perjuangan Palestina. Bahkan, gak semua Yahudi percaya ama Holocaust. Mereka mempertanyakan kebenarannya, dan mengapa Palestina yang harus jadi korban akibat Holocaust yang terjadi di Eropa. Yahudi seperti ini harus dibedakan dengan Yahudi di Israel. Kalo yang di Israel mah, namanya juga penjajah, ya emang kudu dibantai. Ayo Hamas!!! Berjuang!!!

Kemudian potongan ayat berikutnya, yaitu Surat 47 (Muhammad) ayat 4. Dengan seenaknya Wilders mengartikannya sebagai “Maka bila kamu bertemu orang kafir, pukullah lehernya dan kalo kamu udah bikin mereka bermandikan darah, tangkeplah mereka”. Setan! Seenaknya aja dia ngartiin ayat. Arti ayat itu sebenernya adalah “Bila kamu bertemu orang kafir (di medan perang), pukullah lehernya. Selanjutnya, bila kamu telah mengalahkan mereka, tawanlah mereka dan setelah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan sampai perang berhenti,….”. Namanya juga perang. Mo pukul leher kek, mo colok mata kek, mo apaan juga, intinya kan ini kondisi perang. Harap diperhatikan bawa di ayat ini, Islam mengajarkan untuk memperlakukan musuh yang tertawan sebagai layaknya orang terhormat. Gak boleh disiksa kayak orang Amerika nyiksa tawanan di Guantanamo. Jadi, darimana si Wilders bisa ngartiin ayat itu sebagai “Bermandikan darah”?

Lalu ada demo umat Islam. Gak tau ya, gw sih ngerasa wajar kalo umat Islam marah kalo Tuhannya dihina. Atau nabinya dibikin karikatur. Wajar banget kalo Ayatullah Khomeini dari Iran dulu sempet ngeluarin ancaman mati buat Salman Rusdie karena ngehina Islam di bukunya “Satanic Verses”. Atau kejadian sekarang, gambar di media massa Denmark, serta mungkin film ini. Tanpa mengurangi rasa hormat pada rekan-rekan yang beragama lain, mohon maaf bahwa dalam Islam penggambaran secara fisik Allah atau Muhammad adalah suatu pelecehan. Apalagi kalo penghinaan terang-terangan.

Masih berlanjut. Tayangan selanjutnya dalah proses pemenggalan tawanan oleh kelompok teroris yang ngakunya Islam. Bullshit! Ini bukan Islam! Mana ada ajaran Islam kayak gini? Semua umat Islam udah sepakat bahwa kelakuan biadab teroris yang ngebom WTC, ngebom Madrid, ngebunuh wartawan atau rakyat sipil gak berdosa, atau perbuatan Amrozy dkk di Indonesia adalah perbuatan terkutuk. Contohlah Iran yang memperlakukan tawanan tentara Inggris beberapa waktu lalu dengan begitu terhormat. Mereka bahkan bisa nonton sepakbola Liga Inggris selama ditawan. Padahal mereka ditawan karena kapal mereka seenaknya masuk ke zona perairan Iran, yang seharusnya bisa jadi pemicu perang. Dalam Islam dilarang menyiksa orang yang menyerah, bahkan musuh paling jahat sekalipun. Enak aja si Wilders nganggap para penjahat itu melakukan perintah AlQur’an.

Ayat berikutnya adalah Surat 4 (Annisa) ayat 89. Disini Wilders menganggap bahwa umat Islam dilarang untuk berteman dengan orang yang beda keyakinan bahkan disuruh ngebunuh. Sekali lagi, kesimpulan Wilders maen potong ayat seenaknya. Ayat itu (panjang euy) sebenerna nerangin tentang perpecahan umat Islam di Medinah, yang mana sekelompok orang munafik menghianati kaum Muslimin. Karena penghianatan mereka, Allah memerintahkan kaum Muslimin untuk tidak berteman, apalagi berlindung, pada orang-orang munafik. Yang disuruh dibunuh itu adalah orang munafik yang menghianati perjuangan di Madinah, bukan orang non-muslim yang lagi ngopi di kafe atau lagi nunggu kereta di stasiun. Konteks ayat ini sangat gak berhubungan dengan kesimpulan si Wilders. Di dunia nyata, kalo dalam perang ada penghianat, pasti si penghianat itu diperlakukan sebagai musuh kan? Terus lagi ada kelompok Islam Albania yang nyerang Gereja Katolik Orthodox di Serbia. Well, sekali lagi, itu dalam kondisi perang. Kok gak ditampilin saat-saat Mesjid disana dihancurin? Bener-bener pemberitaan sepihak!

Lalu ada lagi yang lucu. Pernyataan seorang pemuda dan ceramah seorang ulama yang bilang “Islam lebih baik (superior) dari Kristen, Yahudi, Budha, Hindu.”. Hehe. Wake up, Wilders! Itu kan ceramah intern di mesjid. Semua agama, pasti begitu. Mungkin gak seorang Pastor di Gereja bilang “Katolik dan Islam sama aja…” atau seorang Biksu bilang “Nanti di akherat, semua agama baik Budha, Islam, Kristen, dll akan masuk surga bareng-bareng..”?. See, setiap agama pasti merasa agamanya bener kan? Masalahnya disini, hal itu adalah hubungan antara manusia dengan Tuhan. Sementara kalo hubungan antar manusia, ya gak ada masalah kalo Islam sobatan ama Kristen, atau Hindu maen bola bareng Yahudi, dll.

Ayat berikutnya adalah potongan Surat 8 (Al Anfal) ayat 39. Wilders mengartikan “Perangi mereka ampe gak ada perselisihan, dan semuanya beragama Allah (Islam).”. Ih, ni orang sok tau banget deh. Ayat ini, dari ayat 30 sampe 40 menceritakan tentang perbuatan kaum kafir Quraisy pimpinan Abu Sofyan yang memerangi orang Islam, menghalangi umat Islam beribadah ke Masjidil Haram, dll. Maka Allah nyuruh umat Islam memerangi mereka, sampe habis (gak ada lagi fitnah), dan agama Allah tegak di sana. Kasus ini khusus dalam rangka pembebasan Masjidil Haram dari orang kafir Quraisy. Udah kan? Masjidil Haram (di Mekah) adalah tempat suci umat Islam. Bukan berarti semua non-Muslim di belahan dunia lain harus dibunuh atau harus dipaksa masuk Islam. “Untukmu agamamu, untukku agamaku” dibilang di Surat Alkafirun. Btw, kalo Israel ngelarang orang Islam beribadah di Masjidil Aqsa (tempat suci kedua umat Islam), maka? Ayo Hamas!! Semangat!!! Hehe…

Selanjutnya kembali ke pernyataan-pernyataan standar ulama dan Ahmadinejad (presiden Iran) yang bilang tentang keutamaan Islam. As I wrote before, semua agama ngerasa agamanya paling bener kan? Pliss deh, Wilders….

Next, Wilders menunjukkan ketidaksukaannya pada kebangkitan umat Islam di Belanda dan Eropa pada umumnya. Mulai dari jumlah yang semakin banyak, dan perizinan simbol2 keislaman (misalnya jilbab) di beberapa negara. Kemudian, ada wawancara dengan pemuda muslim yang bilang “gw bakal bunuh nyokap atau kakak gw kalo mereka ngelakuin sex bebas.”. Well, dengan berat hati… Berzina dalam Islam adalah salah satu dosa besar. Apalagi kalo dilakukan orang yang udah menikah, maka hukumannya dirajam ampe mati. Gw emang gak sepakat ama pendapat pemuda ini, karena kita hidup bukan di negara yang memberlakukan hukum Islam. Tapi gw ngehormatin pendapat dia, karena emang sesungguhnya aturan mengenai hal itu udah jelas diterangkan Allah di beberapa ayat AlQur’an dan diperkuat beberapa hadist shahih…. (ayo itu yang koleksi film pornonya banyak, segera bertobat! Hehe). Ada juga ulama yang bilang bahwa “sex bebas dan homoseksual yang banyak terjadi di Belanda, menurut Islam adalah sebuah tindakan kriminal.”. So what? Tanya ke semua pemuka agama manapun. Ada gak agama yang ngizinin sex bebas dan homoseksual?

Masih berlanjut dengan pernyataan ulama yang menolak konsep politik dunia yang berlandaskan liberalisme, demokrasi, sosialisme, dan semua yang berasal dari pola pikir manusia. Well, setau gw Islam emang enggak mengenal hal-hal seperti itu. Gw lebih ngeliat kalo Islam punya konsep sendiri yang berdasarkan Al-Qur’an dan Al Hadist, yang bisa dibilang bukan demokrasi, tapi demokratis. (See the difference?). Gak pure sosialis, tapi sosialis dengan batas-batas tertentu sesuai petunjuk Allah, dll. Tapi, sesuai kesepakatan mayoritas ulama di dunia, itu berlaku di negara yang sudah memberlakukan hukum Islam sepenuhnya (Setau gw baru Iran dan Sudan yang bener-bener pure, meskipun dengan mahzabnya masing-masing yang sedikit berbeda dengan Islam di Indonesia. Negara kayak Arab dan Mesir mah masih nanggung banget dan gak pantes disebut negara Islam). Untuk negara-negara yang relatif heterogen, kayak Indonesia misalnya, masih ada alasan logis untuk tidak memberlakukan hukum dan politik Islam sepenuhnya. Bagaimanapun, Islam adalah Agama Rahmatan Lil Alamin. Gak mungkin umat Islam maksa seluruh dunia untuk mengikuti tatacara politik ala Islam.

Selanjutnya, dengan background musik menyayat hati, Wilders menampilkan pelaksanaan hukum Islam di beberapa daerah (mungkin di Iran, atau Afghanistan) terhadap para pelaku homoseks dan pelaku sex bebas. Dia bilang “Akankah Belanda di masa depan kayak begini?”. Ya, mungkin aja kalo di Belanda mayoritas Islam, dan semua sepakat memberlakukan hukum Islam disana. Mungkinkah? Menurut gw kecil banget. Wong, di negara mayoritas Islam kayak Indonesia aja gak ngelakuin hukuman ala Islam itu kok, apalagi di Belanda? Lalu, potongan koran tentang pembunuhan di Sudan, penolakan kaum muda Maroko aka westernisasi dan homoseksual, serta another Al-Qaeda ultimatum. Ah, normal aja ah itu mah.

Penutup, Wilders bilang kalo ideologi Islam harus dihancurkan seperti komunisme dan nazi. Walah, ngajak ribut nih si kutu kupret. Gw yakin, mayoritas umat Kristen pun gak akan punya pikiran sepicik dia. So? Gw dukung hukuman mati buat Wilders!!! Yeaahhh….. Stone a… Stone!!!!!

Buset, capek nulisnya. Pasti elo pada gak baca seluruhnya kan? Haha. gw aja ampe hampir 3 jam bikin postingan ini, lengkap dengan bantuan AlQur’an versi Indonesia (2 biji) dan versi Inggris (di komputer), plus buku Fiqh Sunnah-nya Sayyid Sabiq, plus googling nyari sumber berita. Intinya, mari kita bersenang-senang dan bersahabat dengan tetap menjunjung tinggi toleransi beragama. Pissss……

Update (2 april 2008 malem) : Tulisan gw ini dicopy mentah-mentah ama orang yang ngaku2 temen gw di blog ini. Kok ada bloggers yg gak tau malu dan ga minta izin dulu ya? Blog juga KARYA CIPTA OI!!!!!

Continue reading “Fitna” Reviews by Ichanx

Namanya Mila, dari Albania..

Tanpa diduga, sobat cyber gw dari Albania (sebuah negara kecil di Balkan – Eropa), berkunjung ke Indonesia. Namanya Mila. Penampilan fisiknya tipikal bule semenanjung balkan, yang meskipun berpenampilan bule seperti ras caucasoid pada umumnya, tetapi ada sedikit arabian-look. Mila sangat cantik dengan kulit putih dan rambut pirang kecoklatannya. Seperti umumnya orang Albania, gadis dengan tinggi badan sekitar 170 cm ini adalah seorang muslimah. Meskipun, seperti umumnya muslimah di negara ex-komunis, bisa dibilang dia hanya shalat sekali-kali dan gak bisa baca qur’an sama sekali. Pekerjaannya sebagai pengacara, membuat muka cantiknya terlihat sangat cerdas.

Selama beberapa minggu di Indonesia, gw dan Mila berusaha untuk saling mengenal. Mila ternyata suka main basket, gak bisa nyanyi (setidaknya pas karaokean di Inulvista, suaranya fals banget), dan gak suka asep rokok. Dia melihara kucing, dan seneng banget pas tau kalo gw dan nyokap gw adalah penyayang kucing juga. Bareng bokap, nyokap, dan adek perempuannya, mereka gw ajak keliling Bandung dan beramah-tamah dengan seluruh keluarga gw. Bokap dia dan bokap gw yang sama-sama “kurang fasih berbahasa Inggris”, sering terlibat pembicaraan ala tarzan.

Singkat cerita, keluarga kami sepakat untuk menikahkan Mila dan gw. Akad nikah diadakan di Bandung, sementara resepsi diadakan 2 kali, yaitu sekali di Bandung, dan minggu depannya di kampung halamannya, Tirana-Albania. Gw gak kuat nahan ketawa pas sobat-sobat gw (Ago, Bnoy, Dino, Heriman, dan Anjas) memandang gak percaya begitu ngeliat si bule cantik ini, yang akan segera menjadi nyonya ichanx. “Make pelet apa lo?????” tanya Bnoy penuh curiga. Ago, dengan muka tidak percayanya, masih sempet memohon, “Dia punya adek cewek? cantik juga? Pliss, kenalin….”.

Besok adalah acara akad nikah. Gw bahagia. Malem itu, sebelum tidur, gw berdoa supaya semua rencana akad nikah, resepsi, dan seterusnya bisa berjalan dengan lancar.

“Teretet.. Teretet…. Teretetetetet…” suara handphone gw yang berirama lagu mars tentara lagi baris-berbaris, ngebangunin gw. Gw langsung semangat menyambut pagi yang akan menjadi hari tak terlupakan dalam sejarah hidup gw. –Geisa, Nenek– nama mbak geisa, temen kantor tertulis di layar handphone. Sambil tiduran gw ngangkat handphone, dan terdengar si nenek nyerocos “Tadi gimana? Nasabah banyak gak? Uang buat ATM udah siap belom? Kalo BCA mo minta duit, suruh ke BNI aja. Kemaren BNI bilang kalo mereka lagi kelebihan duit. Blablabla”. Gw sedikit bingung…. dan…..

DAMN!!!! Semua kisah indah tentang si Albania cantik hanyalah sebuah bunga tidur sore gw hari ini.

p.s. Selanjutnya gw langsung buka internet, dan segera googling nyari nama “Mila” dari Albania. Hahaha.

Continue reading Namanya Mila, dari Albania..

Best I Ever Read

Gw hobi baca. Tapi gak sembarang bacaan. Gw paling suka baca buku agama, politik, dan novel ringan yang gak perlu mikir. Dan gw paling benci baca buku berbau psikologi, motivasi, dan bullshit-bullshit semacam itu. Maklum, gw bisa dibilang orang yang sangat mengandalkan logika dan hal-hal yang realistis. Jadi mo kata buku yang ditulis psikolog atau motivator paling handal sekalipun, dijamin gak akan bikin gw minat.

Ada satu lagi jenis buku yang gw kurang suka, yaitu novel-novel berbau agama. Bukan, bukan berarti gw atheis. Tapi gw suka gregetan aja gitu baca novel-novel model begini yang terkesan sangat maksa. Disebut dakwah gak jelas, disebut hiburan juga kok malah garing. Kenapa gak nulis buku agama aja sekalian? Kan jelas. Sampai gw baca “Ayat Ayat Cinta” karangan Habiburrahman El Shirazy….

Sejak pertamakali terbit akhir 2004 sampai beberapa bulan yang lalu, sering banget gw liat orang yang muji2 novel ini (dan novel kang abik lainnya). Mulai dari berbagai milis, blog, review, dll. Dulu begitu gw liat bukunya di gramedia, gw sama sekali gak tertarik. Kebayang aja gitu, novel bercover cewek bercadar. Plus sinopsis yang sangat islami. Plus komentar dari orang-orang berlatar relijius. Plus tulisan “Novel Pembangun Jiwa”. Semua itu bikin gw yakin bahwa novel ini hanyalah dakwah berbalut novel, yang sama sekali gak bikin gw tertarik untuk ngebacanya.

ayat ayat cinta

Semuanya berubah pas gw ke bandung beberapa minggu lalu, gw dipaksa seseorang (ehm ehm) untuk beli buku itu. Gw beli, karena ngehargain dia, bukan karena ingin baca. Terbukti, novel itu masih terbungkus di plastiknya sampai beberapa hari kemudian di kamar gw di tarakan yang panas ini. Tadi pagi, gw iseng bawa buku itu ke bengkel, karena motor gw bermasalah dan gw prediksiin bakal lama di bengkel. Berhubung gak punya bacaan baru, terpaksa tu buku gw bawa, dan akhirnya gw baca. Di halaman depan, tertulis bahwa buku yang di tangan gw merupakan cetakan ke 30. Wow. Misalkan satu cetakan berjumlah 3500 buku, berarti total udah lebih dari 100.000 buku ini beredar di pasaran sebelum akhirnya gw beli satu. Wah, ketinggalan jaman banget si ichanx.

Beberapa jam gw baca, sampai akhirnya tamat di lapangan basket pas jadwal latihan sore, magrib tadi. Kesimpulan gw… GILA! Ini buku bener-bener keren banget! Gw yakin bahwa ini adalah novel terbaik yang pernah gw baca. Sang pengarang begitu berani menulis novel dengan nuansa yang begitu islami, tapi gak ngebuat nuansa romantisnya berkurang. Malah sangat romantis. Bahkan, meskipun settingnya bertempat di mesir, gw bisa ngerasa seperti berada disana.

Gw yakin, umumnya para pembaca pasti gak setuju ama poligami. Gw juga yakin, mayoritas pembaca pasti nganggap bahwa cewek bercadar sebagai penganut sekte aneh. Dan gw yakin, kebanyakan kita pasti ngetawain para aktifis mesjid kampus yang jangankan salaman cewek-cowok, tatapan mata dengan lawan jenis aja mereka gak mau, apalagi pacaran atau ngedugem.

Itulah jeniusnya kang abik. Dia bisa bikin pembacanya terhanyut dan seolah semua hal diatas sebagai sesuatu yang lazim. Apalagi sebagai lulusan al-azhar, dia bisa menyelipkan ayat alqur’an maupun hadist, tapi dengan halus dan gak terkesan norak, apalagi menggurui pembaca. Semuanya mengalir halus dan sempurna.

Kalo ada kekurangan di novel ini, menurut gw hanyalah pada tokoh Aisha. Mana mungkin ada cewek sesempurna dia di dunia nyata ini? Cantik jelita, pinter, kaya raya, shalehah, baik hati, pokoknya so perfect deh. Beuuhh…. Coba hidup gw seperti tokoh si fahri di novel ini. Sayangnya, fahri pasti gak suka musik metal, gak suka vivid interactive, dan gak suka ngerokok. Hehe… Can’t wait to see the movie (maklum di kota tempat gw tinggal sekarang gak ada bioskop)…..

Continue reading Best I Ever Read

Selamat Jalan, Jendral!

Well…

– Ribuan, mungkin lebih, mati dengan tuduhan terlibat atau berhubungan dengan PKI ataupun sukarnoisme. In fact, bukan hanya para PKI-ers, keluarga bahkan anak yg masih bayi pun mengalami penyiksaan (minimal diskriminasi luar biasa sepanjang hidupnya).

– Ratusan ribu saudara kita di Aceh dan Papua, mati melalui program DOM yang legendaris.

– Entah berapa banyak saudara kita di timor timur mati dalam suatu penjajahan bertameng Integrasi.

– Entah berapa banyak mahasiswa berkorban nyawa dalam peristiwa Malari, NKK/BKK, dll, hingga yang terakhir Tragedi 98.

– Ada tragedi Tanjung Priok yang memakan korban tidak sedikit.

– Diskriminasi rasial besar2an terhadap saudara kita dari etnis cina…. (tidak termasuk para pengusaha yang dekat dengan cendana tentunya).

– Jutaan hektar tanah masyarakat di sumatra, jawa, bali, hingga kalimantan diambil paksa, demi eksploitasi hutannya, resort2 mewah, lapangan golf, dan entah berapa banyak kegunaan lainnya… Semua untuk segelintir “orang dekatnya”.

– Ribuan orang mati, hilang, dipenjara… hanya karena mereka berani bilang “tidak”.

– Ratusan, mungkin lebih, korban jatuh dalam proyek adu domba 27 Juli.

– Entah berapa banyak proyek negara dan perusahaan negara yang menyangkut harkat hidup orang banyak, jatuh ke tangan “orang dekatnya”.

– Entah berapa milyar dollar dana pinjaman luar negeri masuk kantong “orang dekatnya” (atas izin beliau tentunya).

– Budaya ABS (asal bapak senang) terbentuk dengan sempurna hingga ke akarnya. Begitu pula budaya KKN yang sempat hangat kita dengar di awal2 masa reformasi… So funny, budaya2 tersebut hingga kini benar2 sudah mendarah daging di jiwa kita, generasi
muda bangsa ini.

– Terlalu banyak untuk ditulis semua… Saya bukan penulis berbakat ataupun pengacara yang pintar bermain kata-kata…

Entah kenapa…. 4 presiden di masa reformasi, tidak ada yang bernyali untuk membuka tabir gelap ini… Dan lebih… entah kenapa, bangsa ini seolah-olah lupa akan semua hal itu…. Kita seakan rindu kepemimpinan tangan besi dan keberhasilan mercusuar ekonomi yang tercipta dari penggelapan utang luar negeri…..

Anyway…. Beliau sudah pergi menghadap Ilahi…. Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un…. Semoga beliau diterima disisi-Nya…. Selamat jalan, Jendral! Mohon maaf, saya tidak sudi mengibarkan bendera setengah tiang untuk anda… Apalagi sampai menyanyikan lagu Gugur Bunga yang begitu luhur untuk anda….

Continue reading Selamat Jalan, Jendral!

Operasi gigi, HP ilang… What Next?

Hari senin, sekitar jam 2 siang, sakit gigi gw yang udah kerasa beberapa hari, mencapai puncaknya. Dengan tertatih-tatih gw berjalan ke gudang untuk menenangkan diri. Kenapa gw pilih gudang? Karena musola digunakan untuk shalat, dan dapur berfungsi sebagai tempat masak. Jadi gw pilih gudang, karena disini gw bisa bebas dari orang yang berlalu lalang dan sok care sambil nanya “sakit ya mas?”. Lah, muka gw aja udah berlipet-lipet, ya pasti lagi sakit kan? Gak mungkin gw lagi hepi tapi pasang tampang sendu dan meringis kesakitan.

“Mas Ihsan sakit?” Duh, ternyata di gudang pun ada yang nanya pertanyaan gak penting itu. Mahluk gak jelas itu bernama dewi, salah seorang karyawan di bagian kredit. Gw ngangguk. “Kenapa gak ke dokter?” tanyanya. “Belum ada yang buka jam segini” jawab gw sambil mengerang kesakitan. “Bukannya di rumah sakit ada UGD yang buka 24 jam?” si dewi sok2an perhatian. “Dewi sayang….. gw tuh sakit gigi… yang namanya UGD, isinya dokter umum. Gak nyambung…. Dokter gigi biasanya baru buka praktek jam 4-5 sore… gitu loh jeng….” jawab gw sambil tersenyum sinis menahan rasa sakit. Dewi pun tampak mengerti dan segera keluar gudang.

Beberapa detik kemudian, Dewi kembali ke gudang. “Mas Ihsan!!! Dokter Ani praktek dari jam 2 siang!!! Kesana aja. Alamatnya di jalan slamet riyadi, deket sekolah cina!!!”. Gw langsung terkejut dan bahagia. Berarti gw bisa secepetnya ketemu dokter gigi dan menyerahkan nasib padanya… “Dokter Ani tuh dokter gigi?” gw berusaha memastikan. “Bukan. Dokter anak. Sekarang ponakan gw lagi disana mau diimunisasi.” jawabnya bangga. “KUTIL!!!! Yang sakit gigi gw!!! Bukan anak tetangga sebelah rumah woi!!!” gw gregetan ama wanita yang sedikit lemot ini.

Akhirnya gw dapet informasi tentang dokter gigi spesialis bedah mulut satu2nya di pulau ini. Secara yang sakit geraham bungsu, dan proses pencabutannya yang gw tau gak bisa dilakukan oleh dokter gigi biasa. Pencabutannya termasuk kategori operasi, meskipun operasi kecil, dan idealnya dilakukan oleh dokter gigi spesialis bedah mulut. Sialnya, dia baru buka praktek jam 7 malem, soalnya di siang hari, dia yang merangkap sebagai perwira TNI AL, harus bertugas di kesatuannya. Terpaksa gw menahan sakit hingga beberapa jam.

Selepas magrib, dengan sisa tenaga yang ada gw berangkat ke tempat praktek si dokter. Sesampainya disana, gw merogoh ikat pinggang… Dan…. HAPE GW ILANG!!! ANJRIIITT….. Nokia N95 kebanggaan gw, yang gw beli dengan keringat, darah, dan air mata… (sebenernya mah nyicil make kartu kredit). Gw tiba2 lupa bahwa gigi gw sakit. Dengan hati pilu gw menyusuri jalan yang gw laluin siapa tau tu hape jatuh… balik lagi… dan terakhir menelpon… hp sudah tidak aktif. Damn! Betapa beruntung si penemu hape itu….

Dengan pasrah gw masuk ke ruang praktek. Sakit gigi plus ilang hape sukses membuat gw ilang gairah hidup. Sesuai dugaan gw, si gigi ternyata harus segera dioperasi. Untungnya operasi berjalan lancar, meskipun sempet bermasalah gara2 obat biusnya gak terlalu berfungsi di gusi gw. Maklum, gw banyak ngopi. Katanya sih, kebanyakan minum kopi memang bisa menurunkan kualitas obat bius. Gak tau bener apa enggak.

Selanjutnya… selama 2 hari gw terkapar dengan rasa sakit yang mendalam setelah operasi. Pipi gw sempet bengkak paska operasi. Selain itu, hati gw tersayat karena kehilangan hape… Hiks hiks….. Ada yang punya counter hape? Bagi satu dooong…..

Continue reading Operasi gigi, HP ilang… What Next?

Persija dan Jakmania

Induk perpakbolaan indonesia (baca PSSI), memang makin menunjukkan kegendengannya. Udahlah keukeuh mempertahankan narapidana koruptor (baca Nurdin Khalid) sebagai ketua umum, keputusan-keputusan PSSI yang menganak-emaskan persija makin lama emang makin bikin penggemar sepakbola indonesia gemes.

Sebelumnya, gw harus jujur bahwa gw bobotoh persib, jadi sangat mungkin postingan ini ada unsur subjektifitas, meskipun gw berusaha seobjektif mungkin. Seperti semua orang tau, bobotoh persib pada dasarnya emang gak pernah cocok dengan para preman jakmania yang sangat disayang jendral yang mantan gubernur jakarta itu.

Selain kejadian selama kompetisi liga indonesia bergulir yang sangat terlihat keberpihakan oknum-oknum pssi pada persija, puncak kejadian yang bikin gw gemes adalah kejadian di Copa Indonesia, dan 8 Besar Liga Indonesia. Berikut catatan gw…

  • Jakmania terpilih sebagai supporter terbaik Copa Indonesia. Gila! Ini bener-bener gila! Terbaik dari hongkong? Di semifinal, senayan rusuh karena persija kalah ama tim mutiara hitam persipura. Ada bakar-bakaran segala. Puluhan kendaraan bermotor jadi korban kebringasan jakmania. Supporter persipura yang hanya beberapa ratus, jadi bulan-bulanan jakmania yang jumlahnya ribuan. Para saudara kita dari ujung timur indonesia itu, terpaksa mengungsi ke tengah lapangan karena kebringasan jakmania yang mengontrol seluruh jalan keluar stadion.

    Alasan panitia Copa yang memilih jakmania sebagai supporter terbaik adalah jumlah mereka yang banyak jadi bisa menyemarakkan stadion. Ini alasan yang goblok! Supporter terbanyak, jelas bener secara mereka tuan rumah. Tapi terbaik? Cuiihh…. Supporter Pelita Jaya Purwakarta, Garda Purwa, jauh lebih pantas untuk dapet gelar supporter terbaik. Meski jumlah mereka hanya sekitar 1200 orang, tapi mereka sangat atraktif mendukung timnya, dan juga sangat santun. (Mohon maaf atas beberapa perlakuan beberapa rekan bobotoh terhadap garda purwa yang kurang mengenakkan). Bahkan, meskipun sedikit, SS Mania dari palembang gak kalah atraktif dan dan penuh semangat.

  • Bambang Pamungkas (Persija) jadi pemain terbaik Copa Indonesia. Logis gak sih? Dia itu striker, dan golnya berapa? Dikit! Jauh dibawah Albeto Goncalves da Costa (Persipura) dan Wanderson da Silva (PSAP Sigli). Kiper Sriwijaya, Ferry Rotinsulu, jauh lebih pantas dapet gelar itu, secara dia jadi pahlawan adu penalti di semifinal dan final. Atau Beto, Persipura, secara dia berhasil jadi top scorer dan ngebawa timnya tembus sampai babak final.
  • Arema Malang, sebagai tim yang lumayan disegani, jadi korban kecurangan wasit yang SANGAT BRUTAL. Bayangin, 3 gol dianulir! Padahal 2 diantar 3 gol itu ternyata SANGAT BERSIH. Akibatnya, kerusuhan besar terjadi di Kediri. Supporter Arema (Aremania – Singo Edan) kena hukuman dilarang mendukung timnya selama 3 tahun. Oke, gw sepakat bahwa supporter anarkis wajib dihukum berat. Tapi, logis gak sih kalo PSSI ngasih hukuman tersebut hanya beberapa jam setelah kejadian, tanpa rapat-rapat dan dengar pendapat dari semua fihak terlebh dahulu? Lagian, 3 tahun itu terlalu mengada-ada. Harusnya, PSSI ngeliat dulu apa penyebabnya. 3 gol dianulir! Itu kejam! Dan aremania yang terkenal sebagai salah satu kelompok supporter paling santun di negri ini, sangat wajar mengamuk melihat timnya di telanjangi abis-abisan ama oknum2 PSSI. Lucunya, hukuman seperti ini gak berlaku kalo Jakmania (persija) yang berbuat anarkis, seperti kejadian-kejadian di jakarta, tangerang, dan berbagai tempat lainnya.
  • Evgheny Khmaruk, kiper Persija, bermain penuh melawan Deltras Sidoarjo padahal dia lagi kena sanksi skorsing. Gila gak sih? Jelas-jelas dia dapet hukuman gak boleh bertanding karena sempet nolak main, melecehkan wasit, dan mencekik Christian Gonzalez (Persik Kediri) gara-gara gak terima gawangnya dibobol Gonzalez. Bahkan sebenernya hukuman aja udah curang, masa Khmaruk yang jadi penjahat hanya kena larangan 1 pertandingan, sementara Gonzalez sebagai korban malah kena 2 kali larangan pertandingan? Eh, udah lah enak cuman dilarang sekali, masih dilanggar juga dengan cueknya.
  • BUBARKAN JAKMANIA! PECAT NURDIN KHALID DARI POSISI KETUA PSSI! BERSIHKAN PSSI DARI OKNUM-OKNUM YANG SELALU MEMBELA PERSIJA SECARA TIDAK FAIR!

    Continue reading Persija dan Jakmania

    Jangan mati dulu, JENDRAL!!

    To, denger-denger lo sekarat lagi yak?
    Sering amat sih lo sekarat?
    Tapi gw salut ama dukun dan jin-jin piaraan lo
    Buktinya meski sekarat berkali-kali, lo masih idup terus
    Sakti banget dah

    To, dari lubuk hati yang paling dalem…
    Gw ngedoain banget supaya lo bisa tetep idup
    Setidaknya ampe 50 taun lagi lah
    Tapi ya… Harus tetep kayak gini…
    Hidup dalam keadaan sekarat

    Bukan apa-apa To
    Soalnya, kalo lo langsung mati…
    Enak banget dong jadi lo
    Dosa elo ke negara ini udah kebanyakan
    Lah, maling ayam aja mati disiksa ama massa
    make dibakar pake segalon bensin pula
    Gak fair kan kalo elo cuma mati doang
    Lo harus kesiksa dulu lah pokoknya
    Hidup sekarat 50 tahun kayaknya cukup deh
    Secara lo gak mungkin dihukum mati
    Karena perangkat hukum negara ini setan segolongan lo semua

    Btw, lo nyogok apa sih ama orang-orang?
    Kok bisa-bisanya presiden ama wapres ngejengukin elo?
    Bahkan orang-orang yang teriak REFORMASI juga dateng?
    Para ulama juga????? Ckckck
    Gus Dur yang katanya guru bangsa bahkan nyanjung-nyanjung elo…
    Ah semoga mereka semua ngejenguk dan ngedoain lo….
    Seperti doa gue….
    “Biar lo sekarat puluhan tahun”
    Kalo mereka ngejenguk karena rasa sayang ama elo
    Gw doain mereka semua membusuk di neraka

    Sekali lagi To
    Gua doain….
    Jangan mati dulu ya….

    Continue reading Jangan mati dulu, JENDRAL!!

    Bahasa China

    Hari itu, semua karyawan jomblo gak laku di kantor gw aja disuguhi pemandangan yang sangat indah. Lia (bukan nama sebenernya), amoy cantik anak seorang pengusaha kaya yang baru lulus kuliah di china dateng ke kantor untuk menyetor duit. Sayangnya kedatangan mahluk manis itu hanya sebentar, dan suasana kantor kembali mendung dan suram seperti sedia kala.

    Sejam kemudian, Ana (teller), dateng ke meja gw dengan panik….
    Ana : Ihsan, ada bapak gak bisa bahasa Indonesia. Bawa duit seratus ribuan sekoper gede!
    Gw : Makanya, belajar bahasa inggris dong. Masa tiap ada orang asing harus gw mulu sih?
    Ana : Dia juga gak bisa inggris. Dia make bahasa china.
    Gw : Ya, suruh Cece Reni turun aja. (Ce Reni adalah satu2nya china di kantor gw).
    Ana : Cece Reni lagi cuti.

    Dang!! Keadaan kacau. Kantor gw lagi sepi, berhubung banyak yang cuti akhir taun, termasuk bos besar (baik kedudukannya, maupun badannya). Gw, dengan sialnya dapet tugas ngegantiin si bos. Otomatis, semua kegiatan yang gak bisa dihandle karyawan lain akan jadi tanggung jawab gw. Gw terpaksa harus ngedatengin si bapak china yang dari gayanya bisa gw tebak pasti sejenis pengusaha-pengusaha kayu ilegal yang banyak berseliweran di seantero kalimantan ini.

    Gw coba nginget-nginget bahasa china yang pernah gw pelajarin. “Xie Xie” artinya terima kasih. “Gong Xi Fat Chai” artinya selamat taun baru china. Hmmm… Pengetahuan bahasa china gw ternyata sangat minim dan tidak mungkin dipraktekkan. Akhirnya gw memutuskan menegur si bapak dengan bahasa yang diakui di seluruh dunia, Inggris.

    Gw : Excuse me sir, can i help you?
    Bapak : Cing cung cing cang keling manuk cingkleung cineuteun (bahasa planet pastinya)
    Gw : Errgghh.. can you speak english sir?
    Bapak : Cap cay Kwe Tiau San Cai Meteor Garden.

    Keadaan makin tidak terkendali. Si bapak membuka koper berisi duit cash sekitar 1 milyar sambil nunjuk-nunjuk berusaha menjelaskan maksud kedatangannya pake bahasa china bercampur tarzan dan bahasa planet mars. Gw makin bingung dan panik.

    Tiba-tiba pertolongan Tuhan dateng. Tanpa diduga, Lia si amoy kecengan semesta umat, dateng ke kantor lagi karena ketinggalan sesuatu di counter teller. Otak jenius gw segera bekerja. Gw segera manggil amoy yang super duper cantik luar biasa kayak artis hongkong ini.

    Gw : Lia!!! Tolongin dong…
    Lia : Iya. Kenapa?
    Gw : Kamu bisa bahasa china kan?
    Lia : Ya iyalah. Gw china, emak-bapak gw china, engkong gw china, koko dan cici gw china, dan gw kuliah beberapa taun di china, ngambil sastra china pula. (dia ngomong gitu sambil tertawa manis banget).
    Gw : Bagus…. Berhubung kamu satu-satunya orang di sini yang gw yakin bisa berbahasa china dengan baik, bantuin gw ya.. Please… Itu bapak-bapak yang disana gak bisa bahasa Indonesia. Translate-in ya….
    Lia : Ohh… Ok….

    Dengan bantuan Lia, akhirnya semua masalah beres. Si bapak puas, gw tenang. Melayani dengan hati yang selalu didengung-dengungkan di kantor gw, berhasil dilaksanakan dengan baik. Problem solved. Setelah semua selesai, gw merasa perlu berterimakasih pada sang dewi penolong..

    Gw : Lia, makasih banget ya.
    Lia : Sama-sama mas ihsan.
    Gw : Mmm… Mmmm… Boleh minta nomor hape kamu?
    Lia : Hah? Buat apa?
    Gw : Gw yakin besok-besok bakal makin banyak nasabah yang hanya bisa bahasa china dateng kesini. Kan gw gampang kalo mo minta tolong lagi….
    Lia : Ooohh…. (memberi nomor hapenya dengan pandangan curiga bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan alesan gw minta nomor hapenya).

    Continue reading Bahasa China

    Menanti Bintang Jatuh

    gambar dapet dari oom google

    Setelah membaca artikel tentang adanya hujan meteor geminid di detik dotcom, gw memutuskan untuk menghabiskan malam dengan mengamati langit. Malam itu, Jumat 14 Desember 2007, segala persiapan untuk menonton para meteor disiapkan. Sebenernya meteor paling banyak katanya sih malem jum’at tgl 13, tapi berhubung kemaren hujan, dan tanggalannya sedikit mengerikan (malem jum’at tanggal 13 bo!) terpaksa gw mundur sehari pengamatannya. Dengan penuh semangat, para peserta wisata bintang naik ke loteng belakang rumah ichanx ditemani sebungkus rokok, sebungkus coklat m&m, dan sekotak buavita guava juice kemasan 1 liter.

    Pesertanya adalah ichanx sebagai tuan rumah sekaligus pencetus acara, jeki seorang bujangan lapuk, dan ana seorang gadis dayak cantik tapi suka ngigit. Temen serumah gw, henry, memilih mengurung diri di kamar dengan alasan lagi serius chatting ama kecengannya. Padahal kita semua punya telinga, dan bisa mendengar bunyi sayup-sayup “uh.. oh… yess.. more… yesss…” dari speaker komputernya yang diset volume rendah tapi masih bisa ditangkap gendang telinga.

    Masalah timbul ketika para peserta kebingungan menentukan lokasi langit mana tempat para meteor itu akan muncul.

    gw : jek, rasi bintang gemini yang mana?
    jeki : kenapa harus gemini? bintang gw aquarius.
    gw : soalnya nama pertunjukan ini adalah hujan meteor geminid. pasti meteornya ada di sekitar rasi bintang gemini.
    jeki : ooh (nadanya seperti ilmuwan pinter yang lagi ngebahas konferensi di bali)
    gw : jadi, gemini yang mana?
    jeki : KUTIL! Emangnya gw astronot? Mana gw tau?

    Acara terpaksa ditunda sesaat. Gw, ana, dan jeki turun dari loteng dan menyalakan komputer. Akhirnya teknologi internet memberitahukan bahwa meteor bisa disaksikan di sekitar rasi bintang orion dan planet mars (baca novel gw yeee). Kami bertiga bergegas naik ke loteng lagi…

    Gak sampe 5 menit, meteor pertama muncul…. “Waaahhh…. kereeeennn….” ana si gadis dayak berdecak kagum. Gw ama jeki terpaksa melewatkan momen yang hanya sedetik itu, soalnya kita lagi sibuk berdebat tentang mana yang lebih penting bagi cowok, apakah cewek cantik tapi berdada dan berpantat rata, atau cewek buruk rupa tapi bodinya aduhai. Karena menyadari bahwa perdebatan itu hanyalah sebuah debat kusir, gw dan jeki akhirnya memutuskan ngikut si ana untuk serius menghadap langit.

    Dan benar saudara-saudara, hujan meteor kemarin sangat seru. Selama sejam gw di loteng, lebih dari 30 kali bintang jatuh melintas di langit. Gw sampe bingung mau “make a wish”. Mulai dari wish supaya cepet dipindahin dari tarakan, wish supaya jadian ama sandra dewi (itu loh, pendatang baru cantik jelita dari bangka belitung), wish supaya persib juara liga indonesia, sampe wish supaya gw dikutuk jadi seganteng tom cruise. Semoga semuanya dikabulkan. Eh jangan semua ding. Gw juga nge-wish supaya semua orang baik yang mati bisa idup lagi. Bisa-bisa kemacetan di jakarta makin mustahil ditanggulangi karena banyak mayat hidup berlalu-lalang.

    Pelajaran apa yang bisa kita ambil?
    1. Nonton hujan meteor bikin sakit leher.
    2. Jangan ketipu, langit gelap bisa bikin pesawat dikira meteor.
    3. Kepercayaan “make a wish” kalo liat bintang jatuh, adalah tahayul. Dosa!
    4. Kalo lagi ngeliat meteor, tiba-tiba kaki kita basah, berarti si ana baru numpahin sekotak buavita.
    5. Kalo mo ngebokep, pastiin speaker di-mute dan gak usah boong pake alesan chatting segala.

    Continue reading Menanti Bintang Jatuh